Asah Ketajaman Spiritual Siswanya, MAN 1 Probolinggo Rutinkan Istigatsah Bersama

Istigatsah warga MAN 1 Probolinggo, Kamis (6/1/2022).FOTO: Arifah mansapro

humas mansapro

MANSAPRO-Selain mengemban misi pembinaan di bidang kecerdasan intelektual dan keterampilan siswanya, MAN 1 Probolinggo juga melakukan percepatan di bidang kecerdasan spritual siswanya.

MAN 1 Probolinggo menyelenggarakan kegiatan istigatsah yang rutin dilaksanakan setiap hari Kamis, seperti yang digelar pada hari ini, Kamis (6/1/2022).

Kegiatan istigatsah yang diikuti oleh semua warga MAN 1 Probolinggo ini dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran jam pertama berlangsung setiap minggu.

Hal ini sebagaimana yang diutarakan oleh Ustadz Abdil Bar, salah satu guru agama di MANSAPRO.

“Memang kita laksanakan kegiatan istigatsah ini dalam rangka membiasakan siswa untuk beribadah dan berdo’a, sekaligus membekali mereka untuk hidup di tengah tengah masyarakat, dimana kegiatan kegiatan semacam ini sudah menjadi tradisi baik yang perlu dilestarikan, jadi diharapkan anak MAN ini sudah terbiasa dengan kehidupan masyarakat, bahkan bisa memimpin,” harap pak Abdil Bar.

Kemudian ketika disinggung soal bacaan apa saja dalam istigatsah ini, beliau menambahkan.

“Dalam istigatsah itu kita semua membaca surat Yasin dan Tahlil disamping bacaan istighatsah yang sudah umum dibaca di tengah tengah masyarakat itu,” jelasnya

“Kita yakin dengan pembiasaan seperti ini anak anak akan menjadi terbiasa dengan kebaikan kebaikan, karena di sini sejak pagi sudah kita siapkan aktivitas, sebelum jam pertama dimulai, kecuali hari Kamis seperti sekarang ini, mereka sudah ada kegiatan tahsin al Quran dan literasi, cuman saat ini masih ada pembatasan pembatasan karena masa pandemi, jadi belum bisa dimaksimalkan,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri wawancaranya, pak Abdil Bar juga memaparkan terkait misi MAN 1 Probolinggo.

“Jadi di madrasah ini, siswa bukan hanya dididik soal kecerdasan otak semata, bukan keterampilan saja, tapi yang juga selalu jadi perhatian dari guru guru di sini, soal akhlaqul karimah, baik kepada guru, kepada orang tua dan sesama teman,” tegasnya. (ZA)