Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Idul Fitri, Kepala Kemenag Kab Probolinggo Kunjungi MAN 1 Probolinggo

Kepala kemenag kabupaten Probolinggo, bapak Samsur dan Kepala tata usaha kantor kemenag, bapak Moh Sa’dun bersama kepala, unsur pimpinan dan dewan guru MAN 1 Probolinggo di Ruang guru, Rabu (26/4/2023). Foto: tcc mansapro

humas mansapro

MANSAPRO – Di hari pertama masuk kerja pasca libur dan cuti bersama idul fitri 1444 H, kepala kantor kementerian agama kabupaten Probolinggo, bapak Samsur mengunjungi MAN 1 Probolinggo, Rabu (26/4/2023).

Pejabat nomer satu kemenag kabupaten Probolinggo yang menjabat belum genap satu bulan di kemenag kabupaten Probolinggo ini hadir di MAN 1 Probolinggo tepat pukul 08.45.

Dalam kunjungan pertamanya di madrasah aliyah negeri tertua di Jawa Timur ini, bapak Samsur didampingi oleh kasubag tata usaha kantor kemenag kabupaten Probolinggo, bapak Moh Sa’dun memberikan arahan kepada semua guru dan pegawai di ruang guru.

Kepala MAN 1 Probolinggo, bapak Muhammad As’adi, dalam sambutannya memaparkan sekelumit historis MAN 1 Probolinggo.

“MAN 1 Probolinggo ini termasuk MAN tertua di Jawa Timur,” tuturnya.

“MAN 1 Probolinggo ini juga tetap terafiliasi dengan pondok pesantren Nurul Jadid, ada dua kampus, di sini sendiri kampus 1, sedangkan kampus 2 ada di dalam pondok pesantren Nurul Jadid.

“Atas nama kepala man saya mengucapkan terima kasih kepada kepala kemenag dan kasubag yang telah hadir di madrasah ini, kami berharap diberi support untuk kemajuan MAN 1 Probolinggo, terima kasih bisa hadir di madrasah ini.

Acara yang dikemas dengan seremonial ini dilanjutkan dengan sesi pembinaan oleh kepala kantor kemenag kabupaten Probolinggo, bapak Samsur.

Pria kelahiran asli Probolinggo ini banyak mengingatkan terkait niat dan tugas ASN sebagai pelayan.

“Saya berterima kasih kepada bapak ibu semua yang di madrasah ini sudah mulai masuk kerja hari ini,” ungkapnya mengapresiasi guru dan karyawan yang sejak pagi sudah menunggu kehadirannya.

“Ayo kita nawaitu (red: berniat) untuk terus mengikuti aturan yang ada, kita sudah terlanjur masuk dalam lingkaran ini, bagi yang tidak mau ikut, bisa keluar, tidak berada dalam lingkaran,” tegasnya.

Bapak Samsur juga menyampaikan pentingnya memberi contoh yang baik kepada orang lain.

“Ibda’ binafsik (red: mulailah dari dirimu) sebelum menyuruh anak didiknya,”

“Jangan pernah berhenti untuk terus memberi motivasi kepada anak didik untuk tholabul ilmi (red: mencari ilmu),” sambungnya.

Seusai penyampaian dari kepala kemenag, acara dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab yang dipandu langsung oleh kasubag tata usaha kantor kementerian agama kabupaten Probolinggo, bapak Muhammad Sa’dun. (ZA)