Lahir dan Besar dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Hari ini MAN 1 Probolinggo Merayakan HUT ke-53

Pelepasan Burung Merpati oleh Kepala Madrasah, bapak Muhammad As’adi dan beberapa dewan guru MAN 1 Probolinggo, Selasa (6/12/2022). Foto: arifah mansapro

humas mansapro

MANSAPRO– Madrasah Aliyah Negeri 1 Probolinggo pada hari ini genap berumur 53 tahun, Selasa (6/12/2022).

Madrasah yang mendapat SK dari kementerian agama RI pada tahun 1969 ini adalah salah satu madrasah negeri di Indonesia yang berada di bawah naungan pondok pesantren.

MAN 1 Probolinggo yang berlokasi di desa Karanganyar kecamatan Paiton ini seperti yang tertulis dalam buku profilnya awalnya bernama Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ) yang kemudian dinegerikan oleh pemerintah atas usulan dari pihak pondok pesantren Nurul Jadid.

Nama pertama yang diberikan oleh pemerintah adalah Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) yang selanjutnya melewati beberapa perubahan nomenklatur hingga akhirnya saat ini bernama Madrasah Aliyah Negeri 1 Probolinggo.

Dalam kegiatan pembelajarannya, MAN 1 Probolinggo melakukannya di dua kampus, kampus satu berlokasi tepat di pinggir jalan Panglima Sudirman Karanganyar Tanjung.

Sedangkan yang kampus 2, berada di area pondok pesantren Nurul Jadid Paiton, semua siswi yang belajar di kampus 2 adalah santri pondok pesantren Nurul Jadid.

“Jadi untuk siswi yang di kampus 2 adalah berstatus santri Nurul Jadid, untuk pembinaan dan pembelajarannya kita ikut yang pondok pesantren, termasuk tata tertib santrinya, karena mereka memang santri yang dari rumahnya sudah membulatkan niat untuk mondok,” ungkap ustadzah Masruroh, Penanggungjawab kampus 2.

Dalam perayaan HUT yang digelar di halaman madrasah yang sangat rindang dengan pohon trembesi ini, kepala madrasah dalam sambutannya memberikan semangat di depan ratusan siswinya.

“Usia lima puluh tiga tahun bukan umur yang muda lagi untuk ukuran manusia, namun untuk madrasah usia ini justru semakin menunjukkan kematangannya, kita berharap dengan usia ini, madrasah kita akan semakin menambahkan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi bangsa kita,” harap mantan kepala MTsN 1 Probolinggo ini yang disambut dengan kata amiiin oleh hadirin.

Tidak lupa, bapak As’adi juga turut mengucapkan selamat atas HUT ke-53 madrasah negeri tertua di Jawa Timur ini.

“Mabruk Alfa Mabruk MAN 1 Probolinggo semakin hebat,” imbuhnya sebelum melakukan pelepasan burung merpati di akhir acara.

Selesai acara seremonial, dewan guru putra melaksanakan ramah tamah, sedangkan siswi melanjutkan pagelaran khusus siswi. (ZA)