Lahir dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Tahun 1969, MAN 1 Probolinggo Laksanakan Wisuda Angkatan yang ke 51

Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Probolinggo, bapak Moh Barzan Ahmadi seusai memberikan penghargaan kepada wisudawan berprestasi MAN 1 Probolinggo, di aula MWCNU Paiton, Selasa (24/5/2022). Foto: arifah mansapro

humas mansapro

MANSAPRO-MAN 1 Probolinggo menggelar kegiatan wisuda untuk siswa kelas XII pada hari Selasa, (24/5/2022).

Kegiatan ini tampak sangat meriah walau hanya terbatas kepada peserta wisuda dari kelas XII saja tanpa melibatkan wali murid.

“Kegiatan ini hanya kita libatkan siswa saja tanpa wali, kita masih tetap menjaga protokol kesehatan, jadi ini sangat terbatas, namun tetap tidak mengurangi khidmat dan meriahnya acara,” tutur bapak Syaiful Abdi, kepala MAN 1 Probolinggo saat memberikan pidato sambutan.

“Namun wali murid tetap bisa menyaksikan prosesi wisuda ini dari rumah masing masing, karena giat ini streaming YouTube,, alhamdulillah tahun ini kita wisuda sebanyak 215 siswa,” sambungnya.

Acara yang digelar dalam aula kantor MWCNU Paiton ini juga dihadiri langsung oleh kepala kantor kemenag kebupaten Probolinggo, bapak Akhmad Sruji Bahtiar, Kasi Pendma, bapak Moh Barzan Ahmadi, Pengawas, bapak Husnan Abrori serta kepala MTsN 1 Probolinggo, bapak As’adi.

Baik bapak Barzan maupun Bapak Bahtiar yang memberikan pengarahan di depan siswa kelas XII dan para undangan banyak menyinggung urgensi akhlakul karimah bagi orang yang mencari ilmu.

Kepala kemenag dengan style khasnya juga tidak lupa memberikan motivasi kepada wisudawan untuk terus berusaha dan berupaya selalu mencari ilmu.

” Allah itu tidak akan merubah nasib sebuah bangsa tanpa ada upaya perubahan dari mereka sendiri,” ungkapnya memaknai maksud sebuah ayat al Quran.

MAN 1 Probolinggo pada tahun 2022 ini sudah mengantarkan kelulusan siswanya pada angkatan yang ke 51 sejak berdirinya tahun 1969.

Seperti tertulis dalam sejarahnya, MAN 1 Probolinggo ini lahir dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo,.

Kepala madrasah pertama di aliyah negeri ini adalah al marhum KH. Abd. Wahid Zaini, putra kedua dari pendiri pondok pesantren Nurul Jadid Paiton, KH Zaini Mun’im.

Sedangkan al marhum KH. Moh. Hasyim Zaini putra pertama dari KH Zaini adalah sebagai kepala MAN pada periode berikutnya, yang disusul beberapa tahun kemudian oleh adik beliau KH. Nur Chatim Zaini juga menjadi kepala MAN 1 Probolinggo sebelum menjabat sebagai kepala kantor kemenag kabupaten Probolinggo.

Nama MAN 1 Probolinggo saat ini, sudah mengalami beberapa perubahan nama

Pertama madrasah ini bernama Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ), selanjutnya dinegerikan oleh pemerintah dengan nama Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) beberapa tahun kemuadian bernama MAN Paiton, selanjutnya MAN Karanganyar Paiton dan kembali diberi nama MAN Paiton sehingga akhirnya sekarang sudah bernama MAN 1 Probolinggo.

MAN 1 Probolinggo yang mendapat SK Kementerian Agama tertanggal 06 Desember 1969 ini termasuk madrasah aliyah negeri tertua di Jawa Timur. (ZA)