Membanggakan, Dua Siswi PK MAN 1 Probolinggo Mendapat Kehormatan Mengikuti Forum Kajian Kitab Kuning Pesantren se-Probolinggo

Nawal Amany Faizah dan Maimatin Hani’atin, Siswi Program Keagamaan (PK) MAN 1 Probolinggo

humas mansapro

MANSAPRO– Dua siswi Program Keagamaan (PK) MAN 1 Probolinggo pada tanggal 2 Desember 2022 turut serta dalam giat Kajian kitab Taqrib yang dilaksanakan oleh Forum Komunikasi Santri Putri se-Probolinggo (FKP3-Pro).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai 3 pondok pesantren Nurul Jadid ini menjadi ajang ilmiah kaum santri putri se kabupaten Probolinggo untuk ikut terlibat diskusi seputar fikih dan kitab kuning.

Ustadzah Nur Aini, salah satu pembina di asrama PK MAN 1 Probolinggo mengutarakan terkait keterlibatan kedua peserta didiknya di forum ini.

“Alhamdulillah, 2 siswi PK mendapat kehormatan untuk menjadi salah satu delegasi dari pondok Nurul Jadid bersama beberapa santri yang lain dalam forum kajian ini,” ungkapnya.

“Ini salah satu kebanggaan tersendiri, karena untuk menjadi peserta di forum ini, santri harus sudah punya kompetensi tertentu di bidang kitab kuning, jadi sekali lagi kebanggaan yang harus kita syukuri, dan sekaligus menjadi pemicu buat kita untuk terus meningkatkan pembinaan di bidang kitab kuning,” terangnya.

Dalam pantauan tim humas mansapro, keseruan diskusi dalam forum ini tidak kalah menarik dari forum Bahtsul Masail yang biasa dilakukan oleh para satri putera pondok pesantren.

Semua peserta harus siap mempertahankan setiap pandangan yang diutarakan, termasuk dalam hal pemaparan ibarat yang mereka pilih dari beberapa sumber kitab kuning yang lain.

Sama seperti Bahtsul Masail, dalam forum ini juga dihadiri oleh pakar kitab kuning sebagai perumus dan tim mushahhih.

“Di forum ini juga kita undang para ahli di bidang kitab kuning sebagai perumus dan mushahhih,” tutur Zahroh Firdausiyah, Sekretaris Panitia forum kajian ini kepada humas mansapro, Rabu (7/12/2023). (ZA)