Tepat Hari ini, MAN 1 Probolinggo Bor Halaman Madrasahnya dengan 100 Lubang

Penyerahan bibit secara simbolis oleh kepala MAN 1 Probolinggo kepada ketua Adiwiyata, Ahad, 21/112021, Foto: Arifah- mansapro-news

Zain-mansapro-news

Paiton – MAN 1 Probolinggo hari ini semarakkan Peringatan Hari Pohon sedunia dengan 2 agenda kegiatan penting, penanaman puluhan pohon kelor dan pembuatan 100 biopori di halaman madrasah, peringatan hari pohon sedunia ini sudah lazim dilakukan di Madrasah yang sudah mengikuti verivikasi lapangan untuk madrasah adiwiyata tingakat propinsi Jawa Timur ini.

“Di madrasah ini sudah rutin melaksanakan kegiatan seperti ini, ya setiap tanggal 21 Nopember, sebagai hari pohon sedunia, ini bermaksud untuk mengampanyekan pentingnya melestarikan pepohonan” tutur ustadz Noer Cholis, guru biologi yang sangat disegani oleh anak didiknya ini, pada hari ini, Ahad 21/11/2021.

Senada dengan wakil kepala bagian kesiswaan ini, ibu Atik Khalilatin, ibu guru yang juga mengampu ilmu biologi ini.

“Ya anak anak harus paham dan sadar, bahwa oksigen yang kita hirup setiap saat ini bersumber dari pohon pohon yang ada di sekitar kita” kata ibu guru yang juga sebagai penanggungjawab Greenhouse MANSAPRO ini.

Ibu Raudatus Saadah, sebagai ketua Adiwiyata di MANSAPRO memberikan keterangan dalam arahannya di depan siswa dan kader adiwiyatanya sesaat sebelum giat ini dimulai.

” Ayo kita terus galakkan kesadaran cinta lingkungan jni, selain bersih bersih, hari ini kita akan melakukan 2 kegiatan, yaitu penanaman pohon kelor di depan kelas masing masing kemudian yang kedua kita juga akan membuat 100 lubang biopori, untuk resapan, dan jangan lupa semua proses divideokan” tegas nahkoda lingkungan MAN 1 Probolinggo ini.

“Madrasah ini sudah selesai verifikasi lapangan sebagai madrasah adiwiyata tingkat jawa timur di bulan September kemarin, ini kita sudah siap siap menuju madrasah adiwiyata tingkat nasional, do’akan saja, semoga sukses” harapnya, ketika mansapro-news meminta
penjelasan terkait madrasah adiwiyata.

Selain yang terkait dengan giat hari ini, mansapro-news juga mengorek informasi seputar langkah langkah yang telah diambil oleh madrasah ini terkait penyematan sebagai madrasah Adiwiyata yang telah dipercaya oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo ini.

“Di madrasah ini sudah ada 12 Pokja (red: kelompok kerja), di masing masing pokja sudah melibatkan unsur guru dan siswa, ada pokja taman, ada pokja pengolahan sampah, ada pokja tanaman toga dan lain lain, bahkan kita juga punya polisi lingkungan” tutup wanita yang juga punya bakat olah suara ini dalam pembincangannya dengan tim mansapro news.