MANSAPRO – Setidaknya ada 2 makna yang terkandung dari kalimat kembali ke pengaturan awal,. Demikian seperti yang disampaikan oleh bidang humas MAN 1 Probolinggo, bapak Zainul Arifin.
“Pertama, kita merujuk kepada kegiatan yang sudah rutin kita laksanakan sejak dulu, kemudian ada waktu libur yang cukup panjang dan sekarang kembali kita aktifkan lagi seperti sebelumnya, kembali ke pengaturan awal,” ungkapnya.
“Kemudian untuk makna atau maksud yang kedua, ini artinya siswa yang belajar di sini harus selalu kembali menghamba kepada Allah SWT, karena memang tujuan awal dari penciptaan untuk mengabdi kepadaNya, dan ini yang menjadi kunci sukses hidup di dunia saat ini dan di akhirat kelak, jadi setiap hari orang sujud itu kembali ke pengaturan awal,” ungkapnya dengan filosofis.
“Ya kegiatan setiap hari sebelum pembelajaran di kelas dimulai semua siswa melaksanakan shalat Duha bersama di masjid madrasah, kemudian dilanjukan dengan zikir atau tadarus Al Qur’an,’.
“Hal ini dimaksudkan untuk melatih siswa membiasakan dengan ibadah dan berdo’a kepada Allah sebelum melaksanakan aktifitas sehari sehari,” ujarnya.
“Ini juga upaya untuk menghilangkan penyakit penyakit hati, seperti riya’ dan merasa mampu untuk melakukan kebaikan sendiri yang sering kali hinggap dalam manusia tanpa disadari,” La haula wa la quwwata illa billah. (ZA)

