MANSAPRO – Kepala MAN 1 Probolinggo, bapak Mudakkir menegaskan makna dari perayaan hari Kartini memiliki pesan moral atas pentingnya memahami hak dan kewajiban dalam pendidikan untuk anak bangsa.
Berikut yang dilansir oleh redaksi humas dari kepala MAN 1 Probolinggo:
1. Pendidikan adalah Hak dan Kewajiban: Kartini berjuang agar perempuan bisa madrasah. Hari ini, kesempatan itu terbuka lebar bagi kalian semua, baik laki-laki maupun perempuan. Jangan sia-siakan kesempatan duduk di bangku madrasah ini.
2. Berani Bermimpi dan Berinovasi: Kartini tidak hanya diam meratapi nasib. Ia menulis, ia belajar, ia berbagi. Sebagai generasi Z dan Alpha, manfaatkan teknologi bukan hanya untuk hiburan, tapi untuk belajar, menciptakan karya, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
3. Kesetaraan dalam Kehormatan: Semangat Kartini adalah semangat kesetaraan. Bukan berarti ingin menyaingi satu sama lain, melainkan semangat untuk saling menghargai. Siswa laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, memimpin, dan berkontribusi bagi bangsa.
Dalam menyambut peringatan hari Kartini, Guru, tenaga pendidikan dan murid MAN 1 Probolinggo memakai baju adat nasional, Ahad (20/04/2026).
Dalam pantau humas tampak beberapa baju adat nasional mewarnai keluarga besar madrasah aliyah negeri tertua di Jawa Timur ini.
Sedangkan di kalangan guru dan tenaga pendidikan didominasi baju adat Madura atau lebih dikenal dengan baju pak sakera.Baju adat Betawi juga kelihatan walau tak sebanyak baju adat pula Garam. (ZA)

